Diklat KSR Dasar VII Resmi Dibuka, PMI Kabupaten Buleleng Serahkan Dana Kolaborasi

Buleleng – Semangat kemanusiaan kembali bergelora di Kabupaten Buleleng. Pelatihan KSR Dasar VII yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit STIKes Buleleng berkolaborasi dengan KSR PMI Unit IAHN Mpu Kuturan Singaraja resmi dibuka pada Senin, 16 Februari 2026.Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari 24 peserta putri dan 1 peserta putra, berasal dari tiga unit KSR di Kabupaten Buleleng, yaitu KSR PMI Unit STIKes Buleleng, KSR PMI Unit IAHN Mpu Kuturan Singaraja, dan KSR PMI Unit Undiksha. Diklat dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 16 hingga 22 Februari 2026, dengan mengusung tema “Run One Mission, Move With Action.”Ketua STIKes Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang tetap bersemangat mengikuti pelatihan meskipun dilaksanakan pada masa hari libur.

Menurut beliau, kegiatan ini merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam bidang kemanusiaan.Beliau menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan harus mampu diaplikasikan secara nyata di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan. Sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan, STIKes Buleleng berkomitmen penuh mendukung kegiatan penguatan kapasitas relawan seperti ini.Pada kesempatan yang sama, Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan pembinaan relawan dengan menyerahkan dana kolaborasi sebesar Rp 5.000.000. Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris PMI Kabupaten Buleleng, Dr. Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si., kepada Ketua Panitia Pelaksana, Putu Bella Pebri Jawini. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Diklat KSR Dasar VII serta memperkuat sinergi antara PMI Kabupaten Buleleng dan unit-unit KSR perguruan tinggi.

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa materi yang diberikan dalam Diklat KSR Dasar VII meliputi dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, manajemen bencana, kepemimpinan, serta praktik lapangan. Seluruh rangkaian dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membangun mental tangguh dan jiwa solidaritas peserta.Sebagai bagian dari pembinaan relawan di bawah naungan PMI Kabupaten Buleleng, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan muda yang profesional, responsif, serta siap bergerak dalam setiap misi kemanusiaan.Dengan semangat Siamo Tutti Fratelli — kita semua bersaudara — Diklat KSR Dasar VII menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan relawan PMI di Kabupaten Buleleng. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan hingga tahap pelantikan dan selanjutnya mengabdikan diri secara nyata bagi masyarakat.PMI Kabupaten Buleleng akan terus mendorong kolaborasi lintas perguruan tinggi guna memperkuat kapasitas relawan muda sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan kebencanaan di daerah.(Sekret)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *